Rabu, 27 Agustus 2008

Budaya Aceh



Budaya Aceh

Nanggroe Aceh Darussalam adalah sebuah provinsi yang terletak di ujung P. Sumatra, dan merupakan provinsi paling barat Indonesia.

Nanggroe Aceh Darussalam berdiri pada tanggal 7 Desember 1959, dengan ibukota Banda Aceh(dahulunya koetaradja), Luas Wilayah Nanggroe Aceh Darussalam yakni, 55.390 km2. NAD memiliki posisi pada 2o-6oLU dan 95o-98oBT. Flora yang terkenal di Aceh adalah Bungong Jeumpa, dan faunanya adalah Cicimpala Kuning. Kebanyakan orang-orang di Aceh menganut agama Islam.






Peta Wilayah Aceh






Lambang NAD dinamakan Pancacita, atau Lima Cita, yakni Keadilan, Kepahlawanan, Kemakmuran, Kerukunan, dan kesejahteraan. Lambang Pancacita berupa perisai bersegi lima menyerupai kopiah. Didalamnya terdapat dacing, rencong, padi, kapas, lada, cerobong pabrik, kubah mesjid, kitab, dan kalam, melambangkan cita kesejahteraan.


Lambang NAD



Aceh juga merupakan yang sangat kaya akan budayanya. Aceh mempunyai beraneka seni dan budaya yang khas, senjata tradisional, tari-tarian, budaya, dll. Di Aceh juga akan dibuat sebuah museum yang megah dan akan menunjukan beragam budaya Aceh.



Museum yang akan dibuat di Banda aceh




Di Aceh juga mempunyai sebuah bangunan yang terkenal, yaitu Masjid Raya Baiturrahman. Masjid Raya telah dibangun ulang beberapa kali oleh Belanda sehingga menjadi seperti sekarang.
Beriku adalah gambar Masjid Raya Baiturrahman yang pertama kali pada tahun 1913:


Dan ini adalah Masjid Raya Baiturrahman yang sekarang setelah beberapa kali dibangun ulang:



* Senjata Tradisional Aceh

Senjata tradisional Aceh, Yaitu Rencong. Rencong mempunyai bentuk seperti huruf L, dan jika dilihat dari dekat rencong seperti bentuk tulisan bismillah. Rencong dulunya digunakan untuk berperang, tetapi rencong tidak termasuk dalam kategori pisau atau pedang, tetapi masuk dalam kategori belati.

Selain Rencong Aceh juga mempunyai senjata tradisional lainnya, seperti: Sikin Panyang, Klewang, Peudeung Teubee.





Rencomg






Sastra

Aceh mempunyai banyak sastra, seperti

· Bustanussalatin

· Hikayat Prang Sabi

· Hikayat Malem Diwa

· Legenda Amat Rhah Manyang

· Legenda Putroe Nen

· Legenda Magasang, dan magaseueng.

* Tari-Tarian Aceh

Jenis Tari-Tarian Aceh sangat bangat banyak, tetapi yang saat ini sedang terkenal adalah tari Saman. Tarian ini berasal dari daerah Gayo. Tarian ini biasanya ditampilkan saat merayakan kelahirannya Nabi Muhammad S.A.W. Nama Saman diambil dari seorang ulama besar si Aceh, yakni Syech Saman.

Tari Saman biasanya ditampilkan dengan iringan ketukan gendang dan suara penari.

Contoh beberapa tari lainnya di Aceh yakni:

· Tari Rapai Geleng

· Tari Bines

· Tari Laweut

· Tari Seudati

· dll

Beberapa gambar tari-tarian Aceh :


* Rumah Tradisional

Rumah Tradisional Aceh, yakni Rumah Aceh.


Rumah Aceh



* Makanan Khas

Aceh mempunyai beraneka ragam jenis makanan khas, seperti gulai itik, kari kambing, thimpan. Di samping itu emping melinjo yang dikenal gurih, dari daerah Pidie, dodol sabang yang dibuat dengan aneka rasa, dan bolu manis dari Peukan Bada.

Asam Sunti




Thimpan


Pakaian Adat Aceh

Pakaian adat aceh memiliki ciri-ciri banyak pernak-perniknya, seperti: Simplah,Taloe Jeuem, Peuniti, Keureusang(Bros), Subang Aceh, dan Patam Dhoe.


Pakaian Adat Aceh


Pakaian adat aceh biasanya digunakan pada acara-acara adat aceh seperti acara kawinan, acara sunatan, dan acara lainnya.


Tidak ada komentar: